Kinanthi Ny(S)andhung

my off(ice)July 22, 2005 11:10 am

Meski tanggal 17 Agustus masih jauh, masih 3 minggu lebih, tapi di kantorku gaungnya sudah terasa mengilik-ilik telinga. Sebenarnya bukan tentang kemerdekaan yang jadi topik utama, juga bukan tentang nasionalisme, bahkan juga bukan tentang persatuan dan kesatuan (nyontek istilah nih) Artajasa. Ini hanya tentang “hura-hura” kami di tengah sibuknya deadline dan gencetan dari AJ 1 alias big boss.

Dengan bekal itu terbentuklah sekumpulan panitia yang tugasnya membuat Artajasa -yang notabene anaknya Lintasarta, yang berarti cucunya Indosat, yang semua orang tau klo Indosat itu saham mayoritasnya bukan punya Indonesia- sadar diri bahwa kita masih menyewa tanah di negeri ini.

Berkat kegigihan panitia dalam melobi boss untuk membuat acara yang “hampir” biasa, soalnya ada beberapa acara yang unik terpaksa dibatalkan. Acara yang “dengan ikhlas” tidak jadi dilakukan contohnya pertandingan bridge. “Olahraga” yang dianggap cukup menarik dan diusulkan oleh kawula muda ini mungkin dianggap boss merugikan jam kantor. Karena selain membuat ketagihan, belum apa-apa ada yang mengusulkan untuk membawa kartu ke kantor sebagai latihan.

Untunglah masih dibolehkan ada pertandingan gaple. Permainan yang bagi sebagian orang hanya sekelas cangkulan -permainan yang mengandalkan keberuntungan dan biasanya dimainkan para ronda-wan dan tetek-wan ini- ternyata (kabar dari agustusan tahun lalu) mampu menguras otak dan dimainkan dengan strategi-strategi yang nggak kalah canggihnya dengan bridge.

Acara lain masih seputar acara olahraga yang biasa, ada pertandingan tenis meja, tenis lapangan, bulutangkis, volley, basket 3 on 3 (tapi bukan crashbone lho….., yang ini tetep pake 2 basket dengan lapangan yang lebih kecil). Alhamdulillah ada juga acara futsal atau sepakbola ya (apa bedanya sih) namanya sepakbola pantai, jadi mirip volley pantai tapi gak pake net, terus pemainnya 5 orang bukan 2 orang, bolanya ditendang pake kaki bukan pake tangan dan setiap team harus memasukkan bola ke gawang lawan (yee…itu emang namanya sepak bola)…yang jelas gak ada yang pake bikini (hi hi hi…kecewa).

Dari semua pertandingan yang sepertinya maskulin banget, ada karaoke khusus buat yang merasa pede memiliki suara bagus untuk diperdengarkan, bukan di”sumbang”kan. Terutama untuk disuguhkan pada acara puncak yang acaranya masih dirahasiakan oleh panitia (tapi aku sudah nyumbang ide bikin lomba kayak pas anak-anak dulu, makan kerupuk, ambil koin di durian, mecahin balon isi cat…sadis).

Akhirnya, salut banget sama panitianya yang dibalik kesibukan dan rutinitas kerja masih sempet mikiran kebutuhan “budak-budak” ini. Sayangnya ada beberapa orang yang harus mengejar target untuk menyelesaikan proyek SKN bulan ini…..dan itu lho…mosok catur wae dilarang…….

curhatJuly 20, 2005 11:00 am

menatap langit

Aku menatap langit, melihat apakah di langit ada cermin untuk melihat tanah.
Ternyata di langit hanya ada awan, yang kusam dan hujan, yang tak mampu memantulkan bumi.

Kemudian aku menatapmu, melihat apakah di wajahmu ada cermin untuk melihatku.
Ternyata di wajahmu ada mata, yang redup dan indah, yang mampu memancarkan cinta.

curhat 9:04 am

Pernah nggak suatu saat yang bersamaan “ditembak” oleh 2 orang bersamaan…dor dor…matek…Yang satu cakep, perhatian, lucu…pokoknya menyenangkan deh jadi pacar, tapi sayangnya masa kini dan masa depannya - dari segi materi - gak jelas, mungkin harus nunggu 3 sampe 5 taun lagi “hanya” untuk dinikahi (dalam konteks tujuan pacaran adalah untuk membentuk sebuah pernikahan).

Terus yang satunya lagi orangnya serius, kaku, banyak aturan….. meski sebenarnya kamu tau klo dia tuh sayang banget sama kamu. Urusan materi sih kayaknya menjanjikan, tahun depan dia mau tuh diajak nikah.

Atau pernah nggak akhirnya kamu memutuskan untuk menerima keduanya, kadang kamu jalan bareng A, kadang kamu jalan bareng B. Kadang klo kamu lagi sebel sama B, kamu bakalan ngeluh ngeluh gak jelas ke A, dan sebaliknya….gak lah, mana mau B dicurhatin urusan orang lain, paling juga selalu kamu yang disalahin.

Pernah juga nggak tiba-tiba jadwal kencannya tabrakan (habis lupa sih, maklum punya pacar satu aja stress apalagi 2, makanya suka heran kok bisa yah orang poligami keliatan tenang dan bahagia..), aduh musti gimana nih, ngikut A, ngikut B atau jalan bertiga (gak mungkin banget)….yang ada akhirnya musti membiarkan salah satunya di-bohong-in untuk kesekian kalinya…

Lalu pernah nggak setelah sekian lama “mendua”, kamu merasa bosan untuk selalu berbohong, bahkan kamu pun tak pernah bisa lagi berbuat menurut “kehendak”mu sendiri….yah mungkin inilah waktumu…….

Dan jika ini bukan tentang cinta, dan jika kamu tak pandai bicara, dan jika ini tentang karir, tentang boss, tentang pekerjaan….kamu lebih sulit untuk memutuskan….

(ah, senangnya….ternyata banyak yang mencintaiku)

curhatJuly 19, 2005 7:19 am

Akhirnya setelah melalui proses :
1. Membuka http://hericz.blogsome.com/
2. Membaca postingnya mengenai MTV bujang
3. Merasakan ke-iri-an hati pada laki-laki
4. Menerima kedatangan babe Morris (boss gue)
5. Mendapatkan tugas dari babe Morris untuk hari Kamis
6. Mencoba berdiskusi tapi gagal, akhirnya jadi ngeyel tapi gagal juga, tetep ngeyel dan tetep gagal…..
7. Merasakan ke-mangkel-an pada laki-laki
8. Menanyakan tentang blog pada laki-laki (baca:hericz)
9. Mencoba login ke blogsome
10.Mengucapkan terima kasih pada laki-laki……

aku punya blog……
….dan akhirnya ini adalah awalnya…..