Untuk kedua kalinya, aku menangis lagi. Malam, dengan kesesakan hati, entah karena rindu atau kekesalan yang membuncah tak karuan.
Kalau saja bisa kumaki diriku, betapa stupidnya aku..
“….seperti nyanyian dalam hatiku, kau selalu ada…”
Selama kau masih di sini, masih memberikan senyumanmu yang indah, masih berkeluh kesah tentang hidupmu
…mungkin aku akan menangis lagi.
*peluk cintah selamanya*
REPLY! PERTAMA!™
Ngopo je nduk? kok nggregesi ngono?
Comment by hericz — December 6, 2005 @ 5:16 am
ngreeges ngreeges !
Dasar anak muda
Comment by achedy — December 8, 2005 @ 2:10 am
wis to mbak.. cup cup cup *peluk mbak ira* huhehueue`
Comment by eefa — December 15, 2005 @ 1:25 am