Malam itu terasa panjang sekali, mungkin karena di sini sepi.
Seharusnya aku teringat dirimu yang tak ada di sini.
Tapi tidak, sepertinya aku hanya sesaat merasa kehadiranmu berarti.
Kuharap pagi segera tiba, dan berganti esok hari.
Aku ingin mengulangi lagi berlalunya hari.
Tapi bersama dia lagi.
Jadi, boleh tidak aku berhenti.
Sejenak saja, tak lama, sekedar menyegarkan hati.
Mungkin nanti aku juga akan kembali.
Saat itu mungkin aku akan berlari.
Mengejarmu tak henti.
Boleh? Nanti kutemani kau bahkan sampai mati.
Jadi, boleh ya, hanya untuk sesaat ini….
Heh, opo sih?
Comment by hericz — April 10, 2006 @ 6:01 am
hmmmmm… (manggut-manggut sambil garuk2 kepala)
Comment by Nheeya — May 22, 2006 @ 8:58 am
pas jalan.. nemu ini. salam kenal mbak..
Comment by meg — June 4, 2006 @ 10:22 am
mo selingkuh ya???
up date dunk!!!
gak sayang??
Comment by alex — April 29, 2008 @ 9:24 am